Diberdayakan oleh Blogger.
10 Konsep Pokok Geografi : Lokasi - jarak - keterjangkauan - pola - morfologi - aglomerasi - nilai guna - interaksi/interdependensi - diferensi areal - keterkaitan keruangan

Kamis, 22 Desember 2011

Senin, 14 November 2011

HUT ke-28 SMA Negeri Punung Tahun 2011


HUT SMA Negeri Punung ke-28 tahun 2011
Agenda utama kegiatan :
1.       Liga OSIS ( 8 – 18 Nopember 2011 )
2.       Lomba kebersihan kelas ( 19 Nopember 2011 )
3.       Bakti lingkungan ( 19 Nopember 2011 )
4.       Jalan sehat gembira ( 25 Nopember 2011 )
5.       Bazar saji boga tradisional ( 25 Nopember 2011 )
6.       Resepsi : Band, pentas seni, panembromo dan lain-lain ( 26 Nopember 2011 )
Sumber : Humas SMA Negeri Punung

Selasa, 11 Oktober 2011

Tes kesehatan siswa-siswi SMAN Punung

Hari Rabu 12 Oktober 2011 berlangsung tes kesehatan bagi siswa-siswi SMA Negeri Punung oleh Tim paramedis Puskesmas kecamatan Punung.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Agenda hari Sabtu 1 Oktober 2011

  1. Agenda kegiatan SMA Negeri Punung hari Sabtu 1 Oktober 2011 :
  1. 1.       Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Upacara Hari Kesaktian Pancasila diikuti seluruh Guru/Tata Usaha serta siswa-siswi SMA Negeri Punung. Upacara berlangsung di halaman Kecamatan Punung
Berikut dokumentasinya sebelum upacara dimulai :

  1. 2.       Workshop Revisi KTSP
Workshop Revisi KTSP dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan Workshop yang dilaksanakan di Tingkat kabupaten Pacitan pada tanggal 21 September 2011 yang mengundang nara sumber dari Tim Pengembang kurilulum Dinas Pendidikan Prop. Jawa Timur. Pada revisi KTSP dipandu oleh para Guru yang baru saja mengikuti ToT ( Training of trainer ) KTSP di Kota Batu Jawa Timur.
Berikut dokumentasinya :



  1. 3.       Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa ( LDKS )
Untuk membekali siswa sebagai calon pemimpin  masa depan, sebagaimana diprogramkan tiap tahunnya, maka Tim Pembina Kesiswaan bersama OSIS melaksanakan LDKS yang diikuti oleh para pengurus OSIS. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut, setelah sebelumnya diadakan pemilihan Pengurus OSIS  yang baru. Pengurus yang terpilih selanjutnya mengikuti tradisi LDKS tersebut. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, dilaksanakan usai kegiatan pembelajaran. Berikut dokumentasinya :



Senin, 26 September 2011

Jumbara PMR XI Kab.Pacitan 2011

SMA Negeri Punung berhasil menjadi juara I kriteria “Pertolongan Pertama” dan Juara III kriteria “Outbond” pada kegiatan JUMBARA ( Jumpa Bakti Gembira )  Palang Merah Remaja ( PMR ) XI Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 16-19 September 2011. Kegiatan tersebut berlangsung di bumi perkemahan Pancer Door Pacitan. Berikut dokumentasi kegiatannya :






Rabu, 21 September 2011

Workshop KTSP SMA SR.01 Pacitan


Workshop KTSP SMA Sub Rayon 01 Kabupaten Pacitan
Rabu, 21 September 2011 dengan fokus pendidikan karakter bangsa, melalui analisis konteks
"Kegiatan Bp/ibu Guru SMAN Punung dalam Workshop KTSP SMA pada Selasa 21 September 2011, diikuti 4 SMA Negeri Sub Rayon 01 Pacitan. Menghadirkan narasumber dari Tim Pengembang Kurikulum Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur. Workshop berfokus pada : Revisi KTSP dengan mengintegrasikan pendidikan karakter bangsa, melalui analisis konteks"
•Pendidikan Karakter diartikan sebagai the deliberate use of all dimensions of school life to foster optimal character development (penggunaan dg. sengaja semua dimensi kehidupan sekolah untuk mendorong pengembangan karakter yang optimal)
•Seluruh  komponen sekolah harus dilibatkan dalam perkembangan karakter peserta didik, yang meliputi :
a. isi kurikulum/ the content of the curriculum
b.Proses pembelajaran/ the process if learning
c.Kualitas hubungan/ the quality of relationships
d.Penanganan Matapelajaran ( the handling of disciplines
e.Pelaksanaan aktivitas Ko dan Ekstrakurikuler di sekolah
f.Pelaksanaan Etos di lingkungan sekolah.
Nara sumber: Para pakar dari Tim Pengembang Kurikulum Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur
Demikian ilustrasi sekilas tentang Pendidikan Karakter Bangsa, yang dilaksanakan oleh 4 SMA, yaitu :
1. SMA Negeri Punung
2. SMA Negeri Nawangan
3. SMA Negeri 2 Pacitan
4. SMA Negeri Tegalombo
Berikut dokumentasi kegiatan, yang berlangsung selama 1 hari tersebut :
 
 




Kamis, 15 September 2011

Konsep Dasar Umum

Standar Kompetensi Lulusan 1 :
1. Menganalisis hakikat, objek, ruang lingkup, prinsip, | konsep, aspek, dan pendekatan geografi.

Kemampuan yang diuji :   Menjelaskan penggunaan konsep dasar dan pendekatan geografi dalam rangka memahami fenomena geosfer .

Ringkasan Materi :
Hakikat, Objek, Ruang Lingkup, Prinsip, Konsep, Aspek, dan Pendekatan Geografi

a)      Pengertian Geografi Menurut Beberapa Ahli
1) Immanuel Kant
Geografi adalah ilmu yang objek studinya adalah benda-benda, hal-hal atau gejala-gejala yang terdapat dalam wilayah di permukaan Bumi.
2)   Karl Ritter
Geografi adalah suatu telaah tentang Bumi sebagai tempat hidup manusia. Hal-hal yang menjadi objek studi geografi adalah semua fenomena di permukaan Bumi, baik organik maupun nonorganik yang berkaitan dengan kehidupan manusia.
3)   Bintarto
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat Bumi, menganalisis gejala-gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas tentang kehidupan dari unsur-unsur Bumi.
4) Seminar Lokakarya Ikatan Geograf Indonesia di Semarang tahun 1988
Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan.
5) Elsworth Huntington
Geografi adalah studi tentang fenomena permukaan Bumi beserta penduduk yang menghuninya. la menjelaskan adanya hubungan timbal balik antara gejala dan sifat-sifat permukaan Bumi dengan penduduknya.
6)  Daldjoeni
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mengajarkan manusia mengenai tiga hal pokok, yaitu spasial (ruang), ekologi, dan region (wilayah). Secara spasial, geografi mempelajari persebaran gejala, baik yang alami maupun nonalami. Secara ekologi, geografi mempelajari cara manusia harus beradaptasi cfengan lingkungannya. Dalam hal region, 'geografi mempelajari wilayah sebagai tempat tinggal manusia berdasarkan kesatuan fisiografisnya.
b)     Konsep Geografi
Dalam geografi terdapat sepuluh konsep dasar sebagai berikut.
1) Konsep Lokasi
Konsep lokasi terdiri atas dua macam, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut terkait dengan garis lintang dan garis bujur. Lokasi relatif adalah lokasi suatu tempat yang dilihat dari wilayah lain.
2) Konsep Jarak
Konsep jarak menunjukkan jarak antara suatu wilayah dengan wilayah lainnya  dan memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial, ekonomi, ataupun kepentingan per-tahanan.
3) Konsep Keterjangkauan
Konsep keterjangkauan tidak hanya dipengaruhi oleh jarak, tetapi juga dipengaruhi oleh medan.
4) Konsep Pola
Konsep pola berkaitan dengan susunan, bentuk, dan persebaran fenomena dalam ruang muka bumi.
5) Konsep Morfologi
Konsep morfologi terkait dengan pembentukan morfologi muka bumi.
6) Konsep Aglomerasi
Konsep aglomerasi menjelaskan adanya suatu fenomena yang cenderung mengelompok. Sebagai contoh adanya pengelompokan kegiatan ekonomi seperti industri dan per-dagangan. Selain itu, juga terjadi pengelompok­an antara suatu kelompok yang berasal dari daerah tertentu.
7) Konsep Nilai Kegunaan
Konsep nilai kegunaan berkaitan dengan nilai guna suatu wilayah. Tiap wilayah memiliki nilai kegunaan berbeda yang dapat di-kembangkan menjadi potensi yang menunjang perkembangan suatu wilayah.
8) Konsep Interaksi atau Interdependensi
Konsep ini menjelaskan adanya hubungan saling atau timbal balik antara berbagai hal.
9) Konsep Diferensiasi Area
Konsep diferensiasi wilayah mempertegas bahwa antara satu tempat dengan tempat lain memiliki perbedaan.
10) Konsep Keterkaitan Ruangan
Adanya perbedaan potensi suatu wilayah akan mendorong terjadinya interaksi antarwilayah.
c)      Prinsip Geografi  
Terdapat empat prinsip geografi sebagai berikut.
1)  Prinsip Distribusi
Prinsip ini menerangkan bahwa persebaran fenomena geografi di permukaan bumi tidak merata. Misalnya, kesuburan tanah antara wilayah yang satu dengan wilayah lainnya tidak sama.
2)  Prinsip Interelasi
Manusia dan alam memiliki keterkaitan yang erat. Interelasi yang terjadi di alam dapat timbul antara alam dengan alam itu sendiri maupun alam dengan manusia. Misalnya, banjir bandang terjadi akibat penggundulan hutan yang dilakukan oleh manusia.
3)  Prinsip Deskripsi
Prinsip deskripsi merupakan prinsip yang menjelaskan berbagai fenomena alam maupun sosial yang terjadi di dunia.
4)  Prinsip Korologi
Prinsip korologi merupakan perpaduan antara prinsip penyebaran, interelasi, dan deskripsi suatu wilayah. Kondisi wilayah memberikan ciri khas pada gejala, fungsi, dan bentuk.
d)     Aspek dan Ruang Lingkup Geografi
1)  Aspek Fisik dan Aspek Sosial
Aspek geografi dibedakan menjadi aspek fisik dan sosial. Aspek fisik meliputi aspek
kimiawi, biologis, astronomis, dan semua fenomena alam yang dapat diamati secara langsung. Aspek sosial meliputi aspek antropologis, politis, ekonomis, dan aspek yang berhubungan dengan pola hidup manusia.

 













2)  Ruang Lingkup Geografi
Ruang lingkup geografi sebagai berikut.
a.    Persebaran dan keterkaitan manusia di bumi serta aspek keruangan dan pemanfaatannya bagi tempat hidup manusia.
b.   Hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan fisrk alam merupakan bagian kajian keanekaragaman wilayah.
c.    Kerangka regional dan analisis wilayah yang berciri khusus.















e)      Objek Studi Geografi
Objek studi geografi dibedakan menjadi dua, yaitu objek material dan objek formal.
1)  Objek Material
Objek material meliputi letak dan gejala yang terdapat dan terjadi di lapisan geosfer. Objek material juga berkaitan dengan bentang lahan fisik dan bentang lahan manusia.
2)  Objek Formal
Objek formal adalah cara pandang dan pikir terhadap objek material dari sudut geografi. Cara pandang itu dilihat dari segi keruang­an, kelingkungan, kewilayahan, dan waktu.
f)       Pendekatan Geografi
Terdapat tiga pendekatan geografi sebagai berikut.
1)  Pendekatan Keruangan
Pendekatan ini mendasarkan pada per-bedaan lokasi dari sifat-sifat pentingnya seperti perbedaan struktur, pola, dan proses. Struktur keruangan terkait dengan elemen pembentuk ruang yang berupa kenampakan titik, garis, dan area. Pola keruangan terkait dengan distribusi ketiga elemen tersebut.
2)  Pendekatan Kelingkungan atau Ekologi
Pendekatan ekologi adalah pendekatan yang menekankan pada interaksi organisme dengan lingkungan, serta fenomena yang ada dan juga perilaku manusia. Interaksi antara perilaku manusia dengan lingkungannya menjadi ciri khas dari pendekatan ini.
3)  Analisis Kompleks Wilayah
Analisis kompleks wilayah merupakan perpaduan antara pendekatan keruangan dan kelingkungan. Pendekatan ini menekan­kan pada konsep area/ differentiation, yaitu adanya perbedaan tiap wilayah mendorong interaksi antara wilayah satu dengan lainnya.

Contoh Soal dan pembahasan :
1.      Di Jakarta kita mengenal adanya Kampung Ambon dan Kampung Melayu. Penamaan wilayah semacam ini juga terjadi di daerah lain. Jika ditelusuri asal muasalnya proses kejadian ini sesuai dengan konsep dasar geografi yaitu ....
A.    keterjangkauan
B.     nilai kegunaan
C.     pola
D.    aglomerasi
E.     diferensiasi area
Kunci Jawaban : D
Konsep Aglomerasi
Konsep aglomerasi menjelaskan adanya suatu fenomena yang cenderung mengelompok. Sebagai contoh adanya pengelompokan kegiatan ekonomi seperti industri dan per-dagangan. Selain itu, juga terjadi pe­ngelompokan antara suatu kelompok yang berasal dari daerah tertentu. Misalnya ditemuinya kelompok penduduk Kampung Melayu dan Kampung Ambon di Jakarta. Penduduk tersebut cenderung mengelompok dengan penduduk yang berasal dari daerah maupun suku yang sama.
2.      Jika fenomena alam dan manusia diuraikan dan dijelaskan tersebar tidak merata, berarti kita menggunakan prinsip ....
A. distribusi
B. jnterelasi
C. deskripsi
D. korologi
E. korelasi
Kunci Jawaban : A
Prinsip Distribusi
Prinsip yang menjelaskan persebaran fenomena geografi (alam dan manusia) adalah prinsip distribusi.
3.      Peristiwa alam seperti tanah longsor di Gunung Leuser (Aceh), merupakan fenomena geosfer yang dapat dikaji melalui pendekatan geografi yang tepat adalah …
A. pendekatan keruangan
B. pendekatan kelingkungan
C. pendekatan persebaran
D. pendekatan kewilayahan
E. pendekatan korologis
Kunci Jawaban : B
Pendekatan Kelingkungan
Pendekatan geografi dibedakan menjadi tiga, yaitu pendekatan keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah. Pendekatan tersebut digunakan sesuai dengan fenomena yang dipelajari. Fenomena yang terkait dengan bencana tanah longsor yang terjadi di Gunung Leuser paling sesuai dipelajari dengan pendekatan kelingkung­an atau ekologi. Tanah longsor yang terjadi disebabkan oleh kerusakan hutan akibat penebangan liar sehingga hutan menjadi gundul. Hutan tidak berfungsi sebagai daerah resapan sehingga memicu terjadinya tanah longsor. Bencana ini merupakan bencana ekologis yang merusak lingkungan.
4.      Setiap musim hujan di Jakarta dan sekitarnya sering terjadi banjir dan tanah longsor terutama di kawasan hilir Ciliwung. Untuk memecahkan masalah tersebut dalam studi geografi dilakukan dengan
A. pendekatan keruangan                     D. pendekatan regionalisasi
B. pendekatan ekologi                          E. pendekatan kewilayahan
C. pendekatan kompleks wilayah
Kunci Jawaban: B
Pendekatan Ekologi
Peristiwa alam seperti tanah longsor, banjir, dan berbagai fenomena alam lainnya dapat dikaji dengan pendekatan kelingkungan atau ekologi. Dengan pendekatan ini dapat diketahui dampak dari aktivitas manusia terhadap lingkungannya. Hal itu dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi sehingga bencana yang terjadi dapat dihindari dan diantisipasi.
5.      Keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor yang lainnya dan terjadi di permukaan bumi serta tersebar tidak merata, dapat dipelajari dengan menggunakan prinsip ....
A. distribusi dan interaksi                    D. deskripsi dan interelasi
B. interelasi dan distribusi                    E. korologi dan dependensi
C. korologi dan keruangan
Kunci Jawaban: B
Interelasi Dan Distribusi
Dalam geografi ada empat prinsip untuk men-jelaskan fenomena geografi. Pada soal, terdapat dua kata kunci, yaitu keterkaitan (interelasi) dan persebaran (distribusi).

10 Konsep Pokok Geografi

10 Konsep Pokok Geografi
1. Konsep Lokasi 
  • Merupakan konsep utama Geografi (where)
  • Lokasi absolut : menunjukkan letak tetap terhadap sistem grid
  • Lokasi Relatif : letak Geografis 
 2. Konsep Jarak
  • Berkaitan dengan lokasi
  • Dinyatakan dalam ukuran lurus atau jarak tempuh
  • Jarak Absolut : dinyatakan dalam satuan ukuran
  • Jarak relatif : dinyatakan dalam waktu tempuh, perkiraan2, dsb  
3. Konsep Keterjangkauan / Accessibility
  • Tidak selalu berkaitan dengan jarak tapi lebih berkaitan dengan kondisi medan / ada tidaknya sarana transportasi dan komunikasi
  • Faktor yang berpengaruh: rintangan alam, bahasa, adat, sikap
4. Konsep Pola
  • Berkaitan dengan susunan bentuk atau persebaran fenomena dalam ruang muka bumi baik alami maupun buatan

5. Konsep Morfologi
  • Menggambarkan perwujudan daratan muka Bumi sebagai hasil proses-proses yang dihasilkan tenaga geologi 
6Konsep Aglomerasi (menggerombol) 
  • Merupakan kecenderungan persebaran yang bersifat mengelompok pada suatu wilayah, baik mengingat faktor kejenisan maupun faktor umum yang menguntungkan
7.  Konsep Nilai Kegunaan 
  • Kegunaan suatu tempat sangat berbeda bagi orang-orang yang berbeda
8.  Konsep Interaksi Interdependensi
  • Interaksi merupakan peristiwa saling mempengaruhi obyek atau tempat yang satu dengan yang lainnya
  • Interdependensi à ketergantungan
9.  Konsep Diferensiasi Areal
  • Setiap tempat terwujud dari hasil interaksi berbagai unsur dan fenomena, maka selalu memiliki corak yang berbeda-beda
  • Diferensiasi mendorong adanya interaksi antar wilayah
10.  Konsep Keterkaitan Ruangan / Asosiasi Keruangan
  • Menunjukkan derajat keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena lain dalam suatu ruang, baik yang menyangkut fenomena alam, biotik, maupun sosial
    Contoh: kemiringan lerengketebalan tanah




Sabtu, 06 Agustus 2011

Belajar dari puasanya kupu-kupu

Belajar Dari Puasa Kupu-kupu

Sumber Tulisan :

Oleh H Jatiman Karim
Sumber Tulisan:
http://tqar.wordpress.com/2011/07/20/belajar-dari-puasanya-kupu-kupu/
 Posted on July 20, 2011 by tqar

Kupu-kupu adalah hewan yang sangat indah dan menarik. Sayapnya yang berwarna-warni dengan motif yang sangat rapi serta kelincahannya terbang dari satu bunga ke bunga yang lain, menjadi daya tarik bagi setiap orang untuk mengagumi makhluk ini.
Ketika kupu-kupu pun berpuasa Kupu-kupu tak hadir begitu saja ke muka bumi, tapi melalui proses metaformosis dari binatang yang bernama ulat. Menyebut namanya, mungkin ada sebagian orang yang jijik, geli, takut, penyebab kulit gatal, perusak tanaman, dan sebagainya. Ia begitu identik dengan sifat yang tidak baik. Hampir tak ada orang yang mau menyentuhnya.
Namun, ketika seekor ulat berubah menjadi kupu-kupu yang cantik dan indah, semua orang pun berusaha memilikinya dan bahkan mengaguminya. Mereka tak merasa takut dengan seekor kupu-kupu yang sesungguhnya berasal dari ulat. Itulah kupu-kupu. Hewan yang indah dan menarik. Makanannya pun bahan pilihan, dan selalu membantu proses penyerbukan tanaman.
Untuk menjadi kupu-kupu, ulat terlebih dahulu menjadi kepompong. Itulah sebuah metamorfosis, yang dalam bahasa manusianya sedang menjalani puasa, menjauhkan dari dari makan dan minum, menutup dirinya dari hiruk pikuk kehidupan dunia. Ia begitu mirip dengan cara kita beriktikaf, yaitu merenung diri dan melakukan pertobatan, sehingga keluar menjadi kupu-kupu yang indah, disayang semua orang dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.
Itulah barangkali gambaran puasa Ramadhan yang diharapkan oleh Allah SWT terhadap orang-orang yang beriman. Kita, umat manusia yang banyak berbuat salah dandosa, hendaknya biasa belajar dari ulat dan mengubah diri menjadi manusia yang bertakwa dan disayang Allah SWT.
Tipe manusia yang disayang Allah itu adalah; pertama, orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati (tidak sombong) dan apabila orang jahil menyapa, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. (QS Al-Furqan [25]: 63).
63. dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
Demikianlah gambaran orang mukmin yang berpuasa, senantiasa menyebarkan kelembutan dan keindahan, serta tidak suka berbuat keonaran dan kerusakan, di manapun dia berada. Sebagaimana sifat kupu-kupu yang hinggap di sebuah dahan yang tak akan pernah ada yang patah sekecil apa pun dahan yang dihinggapinya.
Kedua, mereka yang senantiasa mendirikan shalat lima waktu dan shalat tahajjud di malam hari sebagai wujud syukur kepada Allah (Al-Furqan [25]: 64, 73).
64. dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka[1072].
73. dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat- ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang- orang yang tuli dan buta.

Seperti kupu-kupu, di manapun seorang mukmin berada, dia akan selalu melaksanakan perintah Allah, menebarkan kasih sayang, dan menolong orang lain. Sebab, ia menyadari bahwa sesungguhnya dirinya hanyalah seorang hamba yang juga tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa anugerah dari Allah SWT.
Ketiga, orang yang berhasil dalam pusanya, ia akan memilih  makanannya dari yang halal dan yang baik-baik saja, layaknya kupu-kupu yang hanya memilih sari madu bunga sebagai makanannya. Orang yang berpuasa dan mukmin sejati, akan senantiasa menjauhkan diri dari yang haram, seperti korupsi, mencuri, menipu, dan lainnya. (QS Al-Baqarah [2]: 168).
168. Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.


Koleksi dan editing :
Ramadhan 1432 H/Agustus 2011 M
oleh : M. Fata Firdaus

Sabtu, 30 Juli 2011

Mengatasi RAM kecil pada Win 7


Sumber : Tabloid PC Mild,Halaman 31:
"UFD Meningkatkan Performa", edisi 10/2010 20 Mei-02 Juni 2010

Jumat, 17 Juni 2011

Analisis Data Inderaja



Analisis Data Analog ( atas ) dan Analisis Data Digital ( Bawah )
di dalam Sistem Penginderaan Jauh

Sumber :Eni Anjayani & Tri Haryanto, "Geogarfi Untuk Kelas XII SMA/MA"
Pusat Perbukuan, Depdiknas 2009

Tahap Kerja SIG

Sumber : Hartono, "Geografi 3, Jelajah Bumi dan Alam Semesta", Pusat Perbukuan Depdiknas, 2007
BSE, PDF

Rabu, 15 Juni 2011

Peta persebaran flora dunia

Peta Konsep Geografi-01


Peta Konsep Geografi
Konsep, Pendekatan, Prinsip, dan Aspek Geografi
( Sumber : Bahan Ajar Geografi, Ranto, S.Pd, SMA Negeri Nawangan )

Senin, 13 Juni 2011

Seleksi Lomba Khutbah Jum'at




Pada hari Senin, 13 Juni 2011 diselenggarakan seleksi lomba Khutbah Jum'at di SMA Negeri Punung. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Muhajirin. Hasil lomba adalah sebagai berikut :
  1. Juara 1 : Riyan Priyatna ( Nilai 92)
  2. Juara 2 : Fajar S ( Nilai 91 )
  3. Juara 3 : Johan ( Nilai 90 )
Juara I selanjutnya akan mewakili SMA Negeri Punung untuk maju ke tingkat SLTA kabupaten Pacitan pada hari Selasa 14 Juni 2011.
Tim Yuri terdiri dari
  1. H. Kateni Aziz, S.Ag., M.SI
  2. Slamet Riyanto, S.Ag., M.SI
  3. Drs. M. Fata Firdaus
  4. Muhammad Husein, S.Pd.I
Kegiatan dibantu OSIS seksi keagamaan


Sabtu, 11 Juni 2011

Mencuri Data Login Lewat Plugin


Sumber : Majalah PC Mild edisi 15/2010, 29 Juli -11 Agustus 2010

Senin, 06 Juni 2011

UUK Selasa7 Juni 2011

Dokumentasi pelaksanaan UUK hari ke-6
Selasa, 7 Juni 2011 SMA Negeri Punung jam ke-2
kelas X.5( Mulok ), Kelas XI. IPS ( Sosiologi )

Minggu, 05 Juni 2011

Ulangan Kenaikan Kelas 2010/2011

Pada hari Senin 6 Juni 2011 di salah satu sudut kelas pada pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas th. 2010/2011, terlihat para siswa ( X.D dan XI IPA ) SMAN PUNUNG tengah serius mengerjakan soal . Kelas 10.4 (tes geografi ) , dan kelas XI IPA ( tes Biologi ).


















































































Senin, 30 Mei 2011

Penggandaan Soal UKK 2010/2011


Di sela-sela kesibukan penggandaan soal Ulangan Kenaikan Kelas ( UKK) th. 2010/2011 , para bapak yang lagi sibuk bekerja ( panitia penggandan soal ) menyempatkan foto bersama untuk melepas kepenatan. Saat ini yang sempat terekam kamera adalah :
1. Drs. Tumadi
2. Slamet, S.Ag., M.SI
3. Drs. M. Fata Firdaus

Petugas pengganda yang lain :
1. Drs. Imam Zachro Chambali
2. Andi Pujian Purnomo, S.Pd
3. Hudi Ruswanto

Minggu, 15 Mei 2011

Pengumuman Kelulusan 2010/2011




Hari ini, Senin 16 Mei 2011 berlangsung pengumuman kelulusan siswa-siswi kelas 12 SMA Negeri Punung, Pacitan. Penerimaan surat pengumunan kelulusan dilaksanakan di tiga kantor Kepolisian sektor Donorojo, sektor Punung, dan sektor Pringkuku. Setelah menerima hasil pengumuman, para siswa menuju ke sekolah untuk berjabat tangan dengan para bapak/ibu guru serta staf tata usaha dan karyawan.
Prosentase kelulusan untuk program IPA 100% dan Program IPS 95,89% . Nominasi peserta UN 2011 berjumlah 156 terdiri dari :
1. Program IPA = 82 siswa
2. Program IPS = 74 siswa
Dari 156 nominator tersebut mengundurkan diri 1 orang ( IPS ) sehingga jumlah DNT = 155 siswa.
Untuk program IPA lulus 82 siswa ( 100% ), sedangkan program IPS lulus 70 siswa ( 95,89%) dan tidak lulus 3 Siswa ( 4, 11 % ). Keberhasilan yang dicapai tahun ini tidak lepas dari hasil kerja keras segenap unsur yang terlibat dalam kegiatan UN, mulai dari siswa, guru/karyawan, orang tua, masyarakat serta seluruh komponen yang ada. Mudah-mudahan di waktu mendatang semakin meningkat. Selamat kepada yang telah berhasil/lulus, dan jangan patah semangat untuk berjuang terus bagi yang belum beruntung tahun ini.


Tes di kelas XI-IPA3, Sabtu 27 Oktober 2012

Tes di kelas XI-IPA3, Sabtu 27 Oktober 2012

Info Wonogiri Raya Update Terkini

Link Geografi Update

Perpustakaan Geografi Online

Ilmu Tanah

follow to twitter

SMA Negeri 1 Punung di Facebook

Kegiatan siswa

Kegiatan siswa

Survey Lapangan

Survey Lapangan
Lokasi PLTU Sudimoro Pacitan

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran
Diskusi Kelompok di Kelas X.2, SMAN Punung

Anjangsana

Anjangsana
Olimpiade Sains Nasional 2010, di SMAN 1 Pacitan

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP